Integrasi Keragaman Mazhab Fikih dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Tingkat Menengah: Perspektif Moderasi Beragama dan Penguatan Sikap Toleransi Peserta Didik

Authors

  • Ahmad Zuhdi Belsan Institut Agama Islam Pemalang
  • Imam Faizin Institut Agama Islam Pemalang

Keywords:

Keragaman mazhab Fikih, Pendidikan Agama Islam, Kurikulum Merdeka, Moderasi Beragama, Toleransi

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman keagamaan peserta didik yang moderat, toleran, dan mampu menghadapi keberagaman. Salah satu tantangan pembelajaran fikih adalah masih terbatasnya pemahaman terhadap keragaman mazhab sebagai bagian dari tradisi intelektual Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi keragaman mazhab fikih dalam kurikulum PAI tingkat menengah dalam perspektif moderasi beragama dan penguatan sikap toleransi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur fikih, dokumen kurikulum, buku pendidikan Islam, dan artikel ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi keragaman mazhab fikih dapat memperkuat kemampuan berpikir kritis, sikap menghargai perbedaan, dan karakter moderat peserta didik. Implementasinya dapat dilakukan melalui pendekatan historis, komparatif, dialogis, dan kontekstual sesuai prinsip Kurikulum Merdeka.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahadiyah, W., & Rassyid, R. A. (2024). Representasi Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi Sosial di Desa Pelangwot. Nur El-Islam Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan, 10(2), 263–277. https://doi.org/10.51311/nuris.v10i2.503

Aini, S. (2021). Moderasi Beragama Sebagai Solusi dalam Membendung Bahaya Islamophobia untuk Menjaga Keharmonisan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Syariah Journal of Islamic Law, 3(2), 143. https://doi.org/10.22373/sy.v3i2.376

Amalia, J., & Achadi, Muh. W. (2023). Analisis Kurikulum Merdeka Belajar Materi PAI pada Kelas 10 SMK Negeri 1 Depok Yogyakarta. Nusantara Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(1), 39–60. https://doi.org/10.14421/njpi.2023.v3i1-3

Annur, A. S., & Suyanta, S. (2025). Pemikiran Azyumardi Azra tentang Islam Wasathiyah. JUPERAN: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 2144–2152.

Aspriani, & Melati, F. V. (2025). Upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui model pembelajaran Project Based Learning siswa kelas IV SDN 13 Trans Rangkang. Jurnal Citra Pendidikan, 5(2), 23–31. https://doi.org/10.38048/jcp.v5i2.5398

Ato’ilah, I., Nasih, A. M., & Rodafi, D. (2022). Pengajaran Fikih Lintas Mazhab di Pondok Pesantren Lirboyo. Intizar, 28(2), 111–123. https://doi.org/10.19109/intizar.v28i2.13870

Azra, A. (2007). Identitas dan krisis budaya: Membangun multikulturalisme Indonesia. Jakarta: Pustaka Indonesia.

Bastian, G. S. (2023). Implementasi Sikap Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Seram Bagian Barat. Institutio Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 8(2), 110–118. https://doi.org/10.51689/it.v8i2.645

Cholilulloh, M. (2023). Penguatan Karakter Religius Melalui Kurikulum Ma’had Aly Pesantren Maslakul Huda Pati. Ansiru PAI Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 39. https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.15491

Maarif, S., & Hadi, M. F. (2021). Analysis of Fiqh Textbooks at Madrasah Tsanawiyah Class VII The Tasamuh Approach in the Perspective of Fiqh Wahbah Musthofa Al-Zuhaili. Halaqa Islamic Education Journal, 5(2), 179–185. https://doi.org/10.21070/halaqa.v5i2.1575

Majid, A. (2017). Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2014). Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Muktamar, A., Damayanti, A., Khatimah, H., & Tahang, A. (2024). Transformasi Kurikulum: Eksplorasi Strategis Pendidikan Agama Islam Dalam Dinamika Kurikulum Merdeka di Setiap Pase. Holistik Analisis Nexus, 1(3), 10–20. https://doi.org/10.62504/cj6q9v58

Rahmawati, I., Julaiha, S., Muri’ah, S., Basith, A., & Khalidah, K. (2021). Implementation Contextual Teaching Learning (CTL) Model in Fiqh Lessons at MTs Darul Muta’alimin Samarinda. Syamil Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education), 9(2), 99–116. https://doi.org/10.21093/sy.v9i2.3356

Saihu, M., & Aziz, A. (2020). Implementasi Metode Pendidikan Pluralisme Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Belajea Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 131. https://doi.org/10.29240/belajea.v5i1.1037

Sulthon, M., Syafi’i, I., & Nizami, A. G. (2024). Contemporary Fiqh in Indonesia: The Dynamics of Istinbat al-Aḥkām at Ma’had Aly Salafiyah Shafi’iyah Sukorejo Situbondo. Ahkam Jurnal Ilmu Syariah, 24(1), 119–134. https://doi.org/10.15408/ajis.v24i1.32174

Susanto, A. (2019). Fikih toleransi: Studi kritis konsep toleransi di zaman klasik. Sekolah Tinggi Agama Islam Khozinatul Ulum Blora.

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Belsan, A. Z., & Faizin, I. (2026). Integrasi Keragaman Mazhab Fikih dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Tingkat Menengah: Perspektif Moderasi Beragama dan Penguatan Sikap Toleransi Peserta Didik. As-Shiraj: Journal of Islamic Studies, 1(1), 74-84. https://ejournal.darulfaizin.or.id/index.php/asshiraj/article/view/189

Similar Articles

1-10 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.