Analisis Psikologis Pengaruh Transformasi Digital terhadap Perkembangan Sosial dan Kognitif Anak Usia Dini
Keywords:
Transformasi Digital, Perkembangan Sosial, Perkembangan Kognitif, Regulasi Emosi, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara psikologis pengaruh transformasi digital terhadap perkembangan sosial dan kognitif anak usia dini di RA Nurul Ilmi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Subjek penelitian terdiri atas anak usia 4–6 tahun, orang tua, dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital memberikan dampak multidimensional. Pada aspek sosial, paparan digital yang tinggi berkaitan dengan kecenderungan aktivitas individual dan tantangan dalam keterampilan berbagi serta kerja sama. Pada aspek regulasi emosi, penggunaan perangkat digital sebagai alat distraksi berpotensi memengaruhi kemampuan pengelolaan emosi secara mandiri. Sementara itu, dalam aspek kognitif, teknologi digital berkontribusi pada peningkatan kosakata dan pengenalan konsep akademik dasar, namun berpotensi memengaruhi perhatian berkelanjutan apabila digunakan secara berlebihan. Temuan ini menegaskan bahwa dampak transformasi digital bersifat kontekstual dan sangat dipengaruhi oleh intensitas penggunaan serta pola pendampingan orang tua.
Downloads
References
Almohammadi, A., Alaslani, K., Alroqi, H., Aljahlan, Y., Alsulaiman, R., Albeeshi, A., … & Alnemary, F. (2025). Late talking in young children in Saudi Arabia: Identifying key risk factors. First Language, 45(3), 323-375. https://doi.org/10.1177/01427237251313562
Anderson, D. R. and Subrahmanyam, K. (2017). Digital Screen Media and Cognitive Development. Pediatrics, 140(Supplement_2), S57-S61. https://doi.org/10.1542/peds.2016-1758c
Bal, M., Aydemir, A. G. K., Cengiz, G. Ş. T., & Altındağ, A. (2024). Examining the relationship between language development, executive function, and screen time: A systematic review. Plos One, 19(12), e0314540. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0314540
Dewi, R. D. C., Ismaya, Masduki, D., Yusuf, Y. M., Fitrananda, C. A., Syahdan, Bulkis, Akbar, M. F., Sugandi, M. S., & Hartati, S. (2024). Pemahaman komunikasi: Mengartikan pesan dengan tepat. Padang: Get Press Indonesia.
Franchak, J. M., Heeger, D. J., Hasson, U., & Adolph, K. E. (2015). Free Viewing Gaze Behavior in Infants and Adults. Infancy, 21(3), 262-287. https://doi.org/10.1111/infa.12119
Galvagno, L. G. G., Castillo, M. d., Fernandez, M. E., Tabullo, Á., Miller, S. E., Elgier, Á. M., … & Azzollini, S. (2024). Dyadic Interactions, Communication and Regulation Skills: Associations with Screen Use in Toddlers from Buenos Aires. Psychology in Russia State of Art, 17(4), 39-59. https://doi.org/10.11621/pir.2024.0403
Hochhauser, M., Aran, A., & Grynszpan, O. (2022). Change Blindness in Adolescents With Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder: Use of Eye-Tracking. Frontiers in Psychiatry, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2022.770921
Hulu, A., Purba, R., Hutagalung, Y., Lase, A., Panggabean, D., & Lase, I. (2025). Perkembangan kognitif pada anak usia dini 4–6 tahun di TK Bina Kreatif. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 2228–2233.
Maccari, L., Casagrande, M., Martella, D., Anolfo, M., Rosa, C., Fuentes, L. J., … & Pasini, A. (2012). Change Blindness in Children With ADHD. Journal of Attention Disorders, 17(7), 620-627. https://doi.org/10.1177/1087054711433294
Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa’: Jurnal Kajian Perempuan dan Keislaman, 13(1), 116–152.
Matthews, J. and Nairn, A. (2024). The Actotron. M/C Journal, 27(6). https://doi.org/10.5204/mcj.3118
Mudaris, I., Kusnadi, Nursabrina, N., & Husniati, N. (2025). Teori belajar sosial kognitif. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(4), 6787–6795.
Mujahidah. (2015). Implementasi teori ekologi Bronfenbrenner dalam membangun pendidikan karakter yang berkualitas. Lentera, 19(2), 171–185.
Muppalla, S. K., Vuppalapati, S., Pulliahgaru, A. R., & Sreenivasulu, H. (2023). Effects of Excessive Screen Time on Child Development: An Updated Review and Strategies for Management. Cureus. https://doi.org/10.7759/cureus.40608
NETO, G. R. R., Mello, N. F. N. d., Silva, G. P. d., Rolim, T. A., & Pimenta, M. d. S. (2023). The impact of caregiver interaction with preschool children exposed inappropriately to screens on neurolinguistic development: a literature review. São Paulo Medical Journal, 14-14. https://doi.org/10.5327/1516-3180.141s1.382
Pavlidis, A. and Rowe, D. (2021). The Sporting Bubble as Gilded Cage. M/C Journal, 24(1). https://doi.org/10.5204/mcj.2736
Pratiwi, H. (2021). Screen time dalam perilaku pengasuhan generasi alpha pada masa tanggap darurat Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 265–280.
Salsabila, U. H. (2018). Teori ekologi Bronfenbrenner sebagai sebuah pendekatan dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam, 7(1), 139–158.
Setiasih, N., & Suryadi. (2025). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perkembangan bahasa anak usia dini. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 9–19.
Shalani, B., Azadfallah, P., & Farahani, H. (2021). Correlates of Screen Time in Children and Adolescents: A Systematic Review Study. Journal of Modern Rehabilitation. https://doi.org/10.18502/jmr.v15i4.7740
Syarif, M. (2020). Penggunaan teori Vygotsky dalam pembelajaran materi anggota tubuh pada siswa R.A Dayah Ilmi Lampoih Saka Kec. Peukan Baro Kabupaten Pidie. Jurnal Ilmiah Didaktika, 6(1), 27–42.










