Faktor Protektif dalam Pencegahan Masalah Perilaku Anak Usia Dini
Keywords:
Faktor Protektif, Masalah Perilaku, Anak Usia Dini, Regulasi Diri, Pola AsuhAbstract
Masalah perilaku pada anak usia dini merupakan isu perkembangan yang dapat berdampak jangka panjang apabila tidak ditangani secara preventif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis faktor-faktor protektif yang berperan dalam pencegahan masalah perilaku anak usia dini melalui pendekatan library research. Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah bereputasi dalam sepuluh tahun terakhir yang membahas faktor protektif pada level individu, keluarga, lingkungan pendidikan, serta sistem sosial dan kebijakan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa regulasi diri, fungsi eksekutif, dan kompetensi sosial merupakan faktor protektif intrapersonal yang signifikan. Pada level keluarga, kelekatan aman, pola asuh otoritatif, komunikasi terbuka, dan dukungan emosional berperan sebagai pelindung utama. Lingkungan pendidikan yang suportif, relasi guru–anak yang positif, serta implementasi pembelajaran sosial-emosional turut memperkuat pencegahan perilaku bermasalah. Selain itu, dukungan komunitas dan kebijakan kesejahteraan keluarga menjadi protektor makrosistem yang mendukung sistem perlindungan berlapis. Pendekatan preventif berbasis penguatan faktor protektif secara multidimensional menjadi strategi efektif dalam membangun resiliensi dan perkembangan perilaku adaptif anak usia dini.
Downloads
References
Alaydrus, R. M. (2017). Membangun kontrol diri remaja melalui pendekatan Islam dan neuroscience. Psikologika, 22(1), 15–27.
Dewi, M. P. D., Arnyana, I. B. P., & Asril, N. M. (2025). Pengaruh kegiatan outdoor learning terhadap kemampuan bahasa dan regulasi emosi anak kelompok B. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 958–970.
Garba, J. (2020). Relationship Between Attachment Parenting Practice and Attachment Styles Among Early Childhood Education Pupils in Kaduna Metropolis, Nigeria. The American Journal of Social Science and Education Innovations, 02(07), 29-41. https://doi.org/10.37547/tajssei/volume02issue07-03
Ibda, H. (2022). Ekologi perkembangan anak, ekologi keluarga, ekologi sekolah dan pembelajaran. ASNA: Jurnal Kependidikan Islam dan Keagamaan, 4(2), 75–93.
IJzendoorn, M. H. v., Schuengel, C., Wang, Q., & Bakermans‐Kranenburg, M. J. (2022). Improving parenting, child attachment, and externalizing behaviors: Meta-analysis of the first 25 randomized controlled trials on the effects of Video-feedback Intervention to promote Positive Parenting and Sensitive Discipline. Development and Psychopathology, 35(1), 241-256. https://doi.org/10.1017/s0954579421001462
Kohlhoff, J., Karlov, L., Dadds, M. R., Barnett, B., Silove, D., & Eapen, V. (2024). Maternal antenatal depression, oxytocin, and infant temperament: The roles of ethnicity and adult attachment avoidance. Infant Mental Health Journal Infancy and Early Childhood. https://doi.org/10.1002/imhj.22129
Kuku, A. M. P., Libunelo, S., Taha, S. M., Pakaya, I., Ardini, P. P., & Rawanti, S. (2025). Studi literatur tentang perkembangan dan karakteristik anak usia dini. Inovasi Pendidikan dan Anak Usia Dini, 2(3), 268–281.
Lapanda, S., Sofia, A., & Drupadi, R. (2022). Hubungan empati dengan perilaku prososial anak usia dini. Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1–7.
Mamnuah, Trihidayati, N., Fauzi, A., Kurniati, S. R., Saswati, N., Suryati, T., Mawaddah, N., & Ilmy, S. K. (2024). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa dan psikososial. PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Miller, E. A. (2022). The Attachment Versus Differentiation Debate: Bringing the Conversation to Parent–Child Relationships. Family Process, 62(2), 483-498. https://doi.org/10.1111/famp.12802
Muham, M. A. B., Yetti, E., & Supena, A. (2025). Kemampuan regulasi diri anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menari mengikuti tempo. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, 1–9.
Nainggolan, S. A. P., & Aisyah, S. (2025). Parenting styles and aggressive behavior in adolescents (Pola asuh orang tua dengan perilaku agresif pada remaja). JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(4), 1537–1544.
Nelson, T. D., James, T. D., Nelson, J. M., Tomaso, C. C., & Espy, K. A. (2022). Executive control throughout elementary school: Factor structure and associations with early childhood executive control.. Developmental Psychology, 58(4), 730-750. https://doi.org/10.1037/dev0001314
Nelson, T. D., Nelson, J. M., James, T. D., Clark, C. A. C., Kidwell, K. M., & Espy, K. A. (2017). Executive control goes to school: Implications of preschool executive performance for observed elementary classroom learning engagement.. Developmental Psychology, 53(5), 836-844. https://doi.org/10.1037/dev0000296
Prihati, A. S. (2025). Pengaruh lingkungan terhadap kecerdasan sosial emosional anak usia dini di Desa Sumberbendo. Pedagogy: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2), 41–49.
Ramadhanti, F. F., & Riyanto, Y. (2025). Penerapan program belajar sambil bermain tradisional dalam mengurangi kecanduan gadget pada anak di Kampung Lali Gadget Sidoarjo. J+PLUS: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah, 14(2), 22–30.
Romadhona, A., Sibawaihi, S., Purnama, S., Junianti, F., Khoirotin, K., Kuswanto, C. W., & Futhira, N. (2025). Pola asuh yang mendukung kesehatan mental anak usia dini dalam menghadapi stres. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(3), 1104–1113.
Sa’diyah, H., & Jannah, S. N. F. (2025). Ontologi attachment dalam dinamika keluarga: Peran orang tua dalam pembentukan identitas anak. Educazione: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan Konseling, 13(1), 42–54.
Saputro, E. (2025). Efektivitas strategi pendampingan pekerja sosial dalam menghadapi krisis keluarga. Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 6(2), 145–168.
Sari, S. L., Devianti, R., & Safitri, N. (2018). Kelekatan orangtua untuk pembentukan karakter anak. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 1(1), 17–31.
Sasser, T., Bierman, K. L., & Heinrichs, B. S. (2015). Executive functioning and school adjustment: The mediational role of pre-kindergarten learning-related behaviors. Early Childhood Research Quarterly, 30, 70-79. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2014.09.001
Wahyuningtyas, D. P. (2015). Mengembangkan regulasi diri melalui pemberian penghargaan. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9(1), 93–107.










