Peran Guru Dalam Pengembangan Perilaku Moral Pada Anak Di RA Ubay Bin Kaab Duri Riau
Keywords:
Peran Guru, Perilaku Moral, Anak Usia Dini, Learning by Doing, Pendidikan KarakterAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran guru dalam pengembangan perilaku moral anak di RA Ubay Bin Kaab Duri Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen pembelajaran terhadap kepala sekolah dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai teladan, pembimbing, fasilitator, dan penguat nilai dalam proses pembentukan moral anak usia dini. Strategi utama yang diterapkan adalah learning by doing melalui praktik konkret seperti kotak kejujuran, pembiasaan merapikan mainan, berbagi bekal, serta mendoakan teman yang sakit. Nilai agama diintegrasikan melalui rutinitas doa harian dan pengenalan hadits aplikatif yang relevan dengan kehidupan anak. Pendekatan dialogis digunakan dalam menangani perilaku kurang baik, disertai kolaborasi aktif dengan orang tua untuk menjaga konsistensi pembinaan. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan perilaku moral pada anak usia dini memerlukan keteladanan guru, pembiasaan yang konsisten, serta sinergi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif dan berkelanjutan.
Downloads
References
Aksoy, P. (2020). The Challenging Behaviors Faced by the Preschool Teachers in Their Classrooms, and the Strategies and Discipline Approaches Used against These Behaviors: The Sample of United States. Participatory Educational Research, 7(3), 79-104. https://doi.org/10.17275/per.20.36.7.3
Alfadhilah, J. (2025). Filsafat pendidikan anak usia dini menurut Jean Piaget. Alzam: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 94–111.
Çulha, A. A. and Yılmaz, S. (2023). Classroom Management Experiences of Preschool Teachers with Refugee Students. International Journal of Psychology and Educational Studies, 10(2), 393-405. https://doi.org/10.52380/ijpes.2023.10.2.1028
Damariswara, R., Wiguna, F. A., Hunaifi, A. A., Zaman, W. I., & Nurwenda, D. D. (2021). Penyuluhan pendidikan karakter adaptasi Thomas Lickona di SDN Gayam 3. Dedikasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 33–39.
Dereli, E. (2019). The relationship between prosocial behaviours, aggression types and moral social rule knowledge in preschool children. Cypriot Journal of Educational Sciences, 14(1), 42-55. https://doi.org/10.18844/cjes.v14i1.3642
Fazli, M., Nirwana, H., & Neviyarni. (2025). Membangun disiplin siswa melalui keteladanan dan pembelajaran sosial: Pendekatan teori sosial kognitif di sekolah. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12), 175–180.
Firmansyah, D., & Saepuloh, D. (2022). Social learning theory: Cognitive and behavioral approaches, 1(3), 297–324.
Harvey, H., Dunlap, G., & McKay, K. (2019). Primary and Secondary Effects of Prevent-Teach-Reinforce for Young Children. Topics in Early Childhood Special Education, 41(2), 100-114. https://doi.org/10.1177/0271121419844315
Jabar, R. A. (2025). Teori belajar sosial Albert Bandura dan konstruktivisme sosial Lev Vygotsky dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(12).
Lee, Y. J., Paik, Y. S., & Oh, H. S. (2024). The mediating effect of teacher-child interaction in the impact of child's peer play interaction on child's Positive-prosocial behavior. Korean Association for Learner-Centered Curriculum and Instruction, 24(1), 707-722. https://doi.org/10.22251/jlcci.2024.24.1.707
Rahmatika, N. U., Wahab, & Kurniawan, S. (2025). Desain pendidikan agama terintegrasi karakter: Reinterpretasi gagasan Thomas Lickona dalam menyikap krisis desain pembelajaran pendidikan agama di abad 21. Jurnal Dinamika Pendidikan Nusantara, 6(1), 349–361.
Rettob, A., Ali, M., Khotimah, D. F. K., & Faradhiba, D. P. (2024). Perkembangan moral anak menurut Piaget dan implikasinya terhadap pendidikan. Jurnal Studi Multidisipliner, 8(12), 674–683.
Safitri, C. N., & Dewantoro, M. H. (2025). Penerapan teori perkembangan moral Jean Piaget dan Kohlberg dalam pendidikan anak usia dini. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 6(1), 310–319.
Saiful. (2021). Pendidikan karakter: Perspektif Al-Ghazali dan Thomas Lickona. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 57–72.
Shabrina, A. R., Sianturi, C. A., & Maghfirah, Y. (2025). Kontribusi teori sosial-kognitif Albert Bandura dalam pembelajaran anak usia dini. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 30954–30961.
Susanti, S. E. (2022). Pendidikan karakter dalam membangun kecerdasan moral bagi anak usia dini perspektif Thomas Lickona. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 3(1), 10–17.
Yulianto, H. (2024). Disiplin positif pada kurikulum merdeka: Tinjauan filosofi pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara. JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 1(1), 626–637.
Zaidan, M., & Dewantoro, M. H. (2025). Penerapan konstruktivisme Piaget–Vygotsky dalam meningkatkan fokus belajar PAI dan karakter Islami. Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1126–1134.










