Urgensi Integrasi Materi Parenting Pranikhah dalam Kurikulum Madrasah Aliyah: Perspektif Pendidikan Keluarga Islam
Keywords:
Pendidikan Keluarga, Parenting Islam, Siswa Pranikah, Kurikulum Madrasah AliyahAbstract
Pendidikan keluarga dalam Islam merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang bertakwa dan berakhlak mulia. Namun, tingginya angka perceraian dini, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta kesalahan pola asuh menunjukkan adanya celah kesiapan berkeluarga bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan mengkaji urgensi integrasi materi parenting berbasis nilai Islam ke dalam kurikulum bagi siswa pranikah di Madrasah Aliyah (MA). Sebagai lembaga pendidikan Islam tingkat menengah, MA memiliki posisi strategis membekali remaja akhir menjelang fase dewasa. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan lapangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pembekalan materi parenting sangat urgen ditinjau dari tiga aspek: teologis, psikologis, dan preventif. Materi ini dapat diintegrasikan melalui model infusi pada mata pelajaran Fikih Munakahat dan Akidah Akhlak, maupun melalui program kokurikuler khusus pranikah guna melahirkan calon orang tua yang siap secara spiritual, mental, dan intelektual.
Downloads
References
Adibah, I. Z. (2017). Struktural fungsional Robert K. Merton: Aplikasinya dalam kehidupan keluarga. INSPIRASI (Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam), 1(2), 171–184.
Afrizal, A. (2017). Implementasi Kursus Pra Nikah dalam Mengurangi Angka Perceraian di Kua Pringsewu. Ijtimaiyya: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(1), 97–120.
Ali, M. (2006). Menggugat Patriarki: Wacana Kesetaraan Gender dalam Islam, Yogyakarta: LKiS, 133–137.
Amita, N., & Wahyuningsih, H. (2020). Facilitative Parenting of Adolescent Self Disclosure. Psikologia: Jurnal Psikologi, 16(1), 35–50.
Anjani, & Andayani. (t.t.). Efektivitas Gaya Pengasuhan Authoritative terhadap Regulasi Emosi Anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 875-885.
Anshori, M. I., & Fitria, N. (2022). Urgensi bimbingan pranikah bagi remaja sebagai upaya preventif perceraian. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 12(1), 45-58. https://doi.org/10.15408/jbki.v12i1.23450
Az-Zuhaili, W. (2011). Fiqih Islam wa Adillatuhu (Jilid 9: Pernikahan dan Konsekuensinya). Gema Insani.
l-Biqa’i, I. (1995). Nazm al-Durar fi Tanasub al-Ayat waal-Suwar (Vol. 2). Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 180–181.
Mufidah, Ch. (2014). Psikologi keluarga Islam berwawasan gender. UIN Maliki Press.
Muna, N., & Rohman, A. (2023). Integrasi pendidikan parenting berbasis Islam pada mata pelajaran Fikih di Madrasah Aliyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 8(2), 112-125.
Salau, T. L., Keo, G. D., Labre, B., & Fanggitasik, D. D. (2023). Pelatihan asertif bagi remaja: Upaya preventif tindakan kekerasan di sekolah. Warta LPM, 26(4), 462–476. https://doi.org/10.23917/warta.v26i4.2455
Frieda, P., & Tamburian, H. H. D. (2019). Komunikasi antarpribadi antara orang tua dan anak usia remaja dalam pembentukan kepercayaan diri anak. Koneksi, 3(2), 470–477.
Sukmawati, & Zamli. (2025). Pendidikan kesehatan pranikah terhadap upaya pencegahan pernikahan usia dini pada remaja SMAN 1 Banggai. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(6), 2787–2792.
Kusairi, A., & Nadia, H. (2022). Upaya bimbingan pranikah dalam membentuk keluarga sakinah. AN-NAWAZIL, 4(1), 62–82.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Astrea Ulfa Fadiya (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











