Gambaran Turnover Intention pada Pekerja Gen Z di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.300Keywords:
Turnover Intention, Pekerja, Generasi ZAbstract
Era saat ini didominasi oleh pekerja Generasi Z di Indonesia dengan karakteristik positif dan negatif. Gen Z dikenal serba cepat, adaptif, dan kreatif dalam bekerja, namun cenderung kurang sabar dan mudah berpindah kerja apabila ekspektasinya tidak terpenuhi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran turnover intention pada pekerja Generasi Z di Indonesia, menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi penelitian adalah pekerja Gen Z di Indonesia berusia 18–29 tahun (unknown population). Sampel berjumlah 110 pekerja, dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Data dikumpulkan melalui skala Likert yang diuji validitas konstruknya dengan teknik Corrected Item Total Correlation (r ≥ 0,30), menghasilkan 18 aitem valid dari 39 aitem awal, dan dinyatakan reliabel dengan Cronbach's Alpha sebesar 0,949. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas, kategorisasi skor, dan tabulasi silang. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p < 0,05). Mayoritas responden memiliki turnover intention rendah (66 responden atau 60%), yang lebih banyak ditemukan pada usia 21–23 tahun, perempuan, berdomisili di Pulau Jawa, dengan masa kerja 1–3 tahun, dan berpendidikan S1. Turnover intention tinggi paling besar ditemukan pada usia 27–29 tahun serta responden yang berdomisili di Papua dan Kalimantan. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi organisasi dalam menyusun strategi retensi karyawan yang lebih tepat sasaran bagi pekerja Gen Z.
Downloads
References
Affandi, L., & Basukianto, B. (2014). Kontradiksi hubungan antara turnover intention dengan turnover: Kajian penyebab tingginya turnover intention dan tidak berpengaruhnya turnover intention terhadap turnover. Jurnal Ilmiah Telaah Manajemen, 2(1), 13 -25.
Amelia, S. P., Alzahrah, A. P., & Safira, D. (2024). Pengaruh persyaratan usia terhadap peluang kerja bagi tenaga kerja di Indonesia. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 1(3), 66–75. https://doi.org/10.62383/terang.v1i3.363
Arnett, J. J. (2000). Emerging adulthood: A theory of development from the late teens through the twenties. American Psychologist, 55(5), 469–480.
Azwar, S. (2010). Penyusunan skala psikologi (Edisi ke-2). Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi (Edisi revisi). Pustaka Pelajar.
Azwar, S. (2021). Penyusunan skala psikologi (Edisi 3). Pustaka Pelajar.
Badan Pusat Statistik. (2025). Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025. Badan Pusat Statistik.
Deloitte. (2024). 2024 Gen Z and Millennial survey. Deloitte Insights.
Fadli, A., Adriansyah, M. A., & Rahmah, D. D. N. (2022). Kepuasan kerja dengan intensi turnover pada karyawan. Psikoborneo Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(1), 23–31.
Francis, T., & Hoefel, F. (2018). 'True Gen': Generation Z and its implications for companies. McKinsey & Company.
Hernawaty. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi turnover intention bagi PNS yang ditempatkan di wilayah terpencil dan kawasan terbatas (Tinjauan literatur). Nusantara Innovation Journal, 1(1), 19–27.
Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. B. (1959). The motivation to work. John Wiley & Sons.
Kirani, A. P., Astuti, T., & Damayanti, D. D. (2025). Pengaruh burnout terhadap turnover intention pada karyawan Gen Z di Kota Samarinda. Journal of Psychology Students, 4(2), 124–129.
Lemeshow, S., Hosmer, D. W., Klar, J., & Lwanga, S. K. (1990). Adequacy of sample size in health studies. John Wiley & Sons.
Mobley, W. H. (2011). Pergantian karyawan: Sebab, akibat dan pengendaliannya. PT Pustaka Binaman Pressindo.
Moynihan, D. P., & Landuyt, N. (2008). Explaining turnover intention in state government: Examining the roles of gender, life cycle, and loyalty. Review of Public Personnel Administration, 28(2), 120–143.
Nugraheni, R. T. H., Winarsunu, T., & Pertiwi, R. E. (2022). Pengaruh pengembangan karier terhadap turnover intention pada karyawan. Cognicia, 10(2), 99–105.
Nur, S. A., & Suryani, T. (2025). Impact of work-life balance, work stress, compensation on turnover intention and job satisfaction of Gen-Z employees.
Qodriyah, L & Agung Surya Dwianto, A. S. (2026). The Effect of Work-Life Balance and Compensation on Turnover Intention Among Generation Z Employees in Jakarta. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(5), 388–400. https://doi.org/10.55681/armada.v4i5.1989
Ramadhanti, N. (2024). Pengaruh persepsi empowering leadership terhadap turnover intention dengan komitmen afektif sebagai variabel mediasi pada karyawan Gen Z di Indonesia (Skripsi Sarjana). Universitas Gadjah Mada.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Sekretariat Negara.
Schroth, H. (2019). Are you ready for Gen Z in the workplace? California Management Review, 61(3), 5–18.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Tett, R. P., & Meyer, J. P. (1993). Job satisfaction, organizational commitment, turnover intention, and turnover: Path analyses based on meta-analytic findings. Personnel Psychology, 46(2), 259–293.
Wahyuniati, & Irbayuni, S. (2024). Pengaruh pengembangan karir, lingkungan kerja, dan kompensasi terhadap turnover intention karyawan PT. Mahakam Kencana Intan Padi Surabaya. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 6(11), 7830–7841.
Wibowo, F., Susilowati, E., & Setiawan, A. A. (2024). Fenomena turnover intention pada Gen Z dalam revolusi industri 5.0. Journal of Management and Digital Business, 4(2), 313–325.













