Hubungan Antara Persepsi Dukungan Sosial Dengan Culture Shock Pada Taruna/Kadet Tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.260Keywords:
Culture Shock, Persepsi Dukungan Sosial, Taruna STIP Indonesia, AdaptasiAbstract
Masa awal pendidikan di lingkungan kedinasan berasrama dengan sistem semi-militer menuntut taruna/kadet tingkat I untuk menyesuaikan diri dengan rutinitas baru, disiplin, aturan ketat, kehidupan komunal, serta keberagaman latar belakang sosial budaya. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan culture shock. Persepsi dukungan sosial dari keluarga, teman, dan orang penting lainnya dipandang sebagai sumber daya psikososial yang dapat membantu taruna/kadet menghadapi tuntutan adaptasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi dukungan sosial dan culture shock pada taruna/kadet tingkat I Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 229 taruna/kadet tingkat I yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala persepsi dukungan sosial dengan 18 item (α=0,952) dan skala culture shock dengan 20 item (α=0,858). Analisis dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara persepsi dukungan sosial dan culture shock (r=−0,486; Sig.=0,000). Nilai koefisien determinasi R²=0,236 menunjukkan bahwa persepsi dukungan sosial menjelaskan 23,6% variasi culture shock dalam model penelitian. Semakin tinggi persepsi dukungan sosial, semakin rendah tingkat culture shock yang dialami taruna/kadet tingkat I.
Downloads
References
Adler, P. S. (1975). The transitional experience: An alternative view of culture shock. Journal of Humanistic Psychology, 15(4), 13–23.
Alnadi, A., & Sari, C. A. K. (2021). Pengaruh dukungan sosial terhadap penyesuaian diri pada mahasiswa Sumatera di UIN Sayyid Ali Rahmatullah. Proyeksi: Jurnal Psikologi, 16(2), 153–165. https://doi.org/10.30659/jp.16.2.153-165
Amrulloh, N. (2021). Hubungan social support dengan culture shock santri baru di SMA Bayt Al Hikmah Pasuruan [Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Andre, W., & Huwae, A. (2022). Dukungan sosial dan culture shock pada mahasiswa rantau asal Kalimantan di Salatiga. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(4), 1249–1258. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4311
Azwar, S. (2023). Reliabilitas dan validitas (5th ed.). Pustaka Pelajar.
Christianti, A., & Wati, C. L. S. (2023). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau yang berdomisili di dormitory Unika Atma Jaya. Psiko Edukasi, 21(2), 106–122.
Dwiana, E. (2023). Hubungan antara culture shock dengan penyesuaian diri pada santri baru YPM Al-Rifaie Satu [Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Maghfiroh, H. (2021). Hubungan antara dukungan sosial dengan culture shock pada santri baru kelas VII di Pondok Pesantren Darul Lughah Wal Karomah Kraksaan [Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim].
Ng, T. K., Wang, K. W. C., & Chan, W. (2017). Acculturation and cross-cultural adaptation: The moderating role of social support. International Journal of Intercultural Relations, 59, 19-30. https://doi.org/10.1016/J.IJINTREL.2017.04.012.
Oberg, K. (1960). Culture shock: Adjustment to new cultural environments. Practical Anthropology, 7(4), 177–182.
Rahmawati, N., & Hidayat, M. (2022). Dukungan sosial sebagai prediktor penyesuaian diri mahasiswa rantau. Jurnal Psikologi Sosial, 20(2), 85–96.
Rizal, M. (2020). Hubungan dukungan sosial dengan culture shock pada mahasiswa perantau. Jurnal Psikologi Insight, 4(1), 44–53.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.
Ward, C., Bochner, S., & Furnham, A. (2001). The psychology of culture shock (2nd ed.). Routledge.
Wijanarko, E., et al. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi culture shock mahasiswa rantau. Jurnal Psikologi Ulayat, 4(2), 145–156.
Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The multidimensional scale of perceived social support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2













