Menanamkan Nilai, Membentuk Karakter: Eksplorasi Praktik Ibadah dalam Kehidupan Anak Usia Dini
Keywords:
Praktik Ibadah, Pendidikan Anak Usia Dini, Karakter, Disiplin, Pendidikan IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik ibadah harian terintegrasi terhadap pembentukan karakter anak usia dini di TKIT Al-Istiqomah Prabumulih. Masa anak usia dini merupakan periode emas (golden age) dalam pembentukan nilai agama dan moral yang menjadi fondasi karakter jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan desain deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Subjek penelitian meliputi siswa Kelompok A, guru kelas, Kasi Kurikulum, serta wali murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi RPPH dan lembar penilaian, serta penyebaran kuesioner kepada orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program “Pembiasaan Ibadah Harian Terintegrasi” berpengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter disiplin diri, kemandirian, dan rasa syukur anak. Sebanyak 100% responden menyatakan program berjalan efektif, dan 93% orang tua melihat peningkatan disiplin anak di rumah. Tantangan utama terletak pada konsistensi praktik ibadah di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua melalui buku penghubung dan kartu monitoring harian menjadi strategi penting dalam menjaga keberlanjutan pembentukan karakter anak.
Downloads
References
Bronfenbrenner, U. & Ceci, S.J. (1994). Nature–Nurture Reconceptualized in Developmental Perspective: A Bioecological Model. Psychological Review.101 (4): 568-586.
Budd, J. M., Chu, C. M., Dali, K., & O'Brien, H. L. (2015). Making an impact through experiential learning. Proceedings of the Association for Information Science and Technology, 52(1), 1-4. https://doi.org/10.1002/pra2.2015.14505201007
Chan, C. W. (2019). Moral education in Hong Kong kindergartens: An analysis of the preschool curriculum guides. Global Studies of Childhood, 10(2), 156-169. https://doi.org/10.1177/2043610619885385
Ilmiani, A. M., Wahdah, N., & Mubarak, M. R. (2021). The application of Albert Bandura's Social Cognitive Theory: A Process in Learning Speaking Skill. Ta Lim Al- Arabiyyah Jurnal Pendidikan Bahasa Arab & Kebahasaaraban, 5(2). https://doi.org/10.15575/jpba.v5i2.12945
Jannah, M., Husin, H., Azizah, W., Maulida, R., & Aziz, A. (2022). Formation of Child Character Through Religious Culture. The International Conference on Education Social Sciences and Technology (Icesst), 1(2), 81-94. https://doi.org/10.55606/icesst.v1i2.201
Kasiono, Zulyadaini & Yurni. (2025). Pengantar Pendidikan Berbasis Budaya Berorientasi Masa Depan. Klaten: CV. Sarnu Untung.
Mursid, M. and Pratyaningrum, A. S. (2023). Pembentukan Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Sholat Dhuha di Madrasah Ibtidaiyyah. Ihsanika Jurnal Pendidikan Agama islam, 1(4), 01-12. https://doi.org/10.59841/ihsanika.v1i4.526
Nurani, Y., Pratiwi, N., Situmorang, R., & Lestari, N. G. A. M. Y. (2024). Children’s Character Learning Model Based on Indonesian Local Wisdom: Implemented to Early Childhood Education in Play Centers. Jpud - Jurnal Pendidikan Usia Dini, 18(1), 99-111. https://doi.org/10.21009/jpud.181.07
Oppenheim, N. The place of religion in the development of the child. The Development of the Child., 122-147. https://doi.org/10.1037/14290-006
Pas, P., Pol, H. E. H., Raemaekers, M., & Vink, M. (2021). Self-regulation in the pre-adolescent brain. Developmental Cognitive Neuroscience, 51, 101012. https://doi.org/10.1016/j.dcn.2021.101012
Pauzah, P., Ismaiyah, N., Laili, F., Robi'ah, M., Rohelah, M., & Agustin, M. (2025). Penanaman Nilai Agama Dan Moral Aud Melalui Habituasi Sholat Dhuha di Ra Asyuhada’. E-Jurnal Aksioma Al-Asas, 5(2). https://doi.org/10.55171/jaa.v5i2.1266
Sabililhaq, I., Nursiah, N., Ajusman, A., & Munir, M. (2024). Analysis of Albert Bandura's Social Cognitive Theory and Its Development in Islamic Religious Education. Reslaj Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(12). https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i12.4642
Shih, Y. (2021). Moral education in Taiwanese preschools: Importance, concepts and methods. Policy Futures in Education, 20(6), 717-730. https://doi.org/10.1177/14782103211040512
Söldner, L. and Paulus, M. (2025). The moral self in formation: Caregiver emotional availability and early prosocial behavior predict preschoolers’ moral self-concept.. Developmental Psychology. https://doi.org/10.1037/dev0001902
Tian, X. B. and Tang, Y. (2025). From Awareness to Behavior: The Empirical Effects of Real Problem-Oriented Learning in Civic and Moral Education. Sage Open, 15(2). https://doi.org/10.1177/21582440251338948
Westby, C. (2012). Self-Regulation and Delaying Gratification. Word of Mouth, 23(5), 1-5. https://doi.org/10.1177/1048395012440418
Yuliasari, N. M & Sulistiono, M & Ertanti, D. W. (2023). Implementasi Metode Habit Forming (Pembiasaan) Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Kelas III SDN 1 Ngenep Kabupaten Malang. Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 5(3). http://riset.unisma.ac.id/index.php/JPMI/index
Zhang, Y., Zhao, X., & Zhu, P. (2024). An examination of the effectiveness of in an integrated appreciative curriculum moral education for college students from Hong Kong, Macao, Taiwan and mainland China--Taking ethics and life as an example. Matec Web of Conferences, 395, 01059. https://doi.org/10.1051/matecconf/202439501059










