Faktor Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Pencegahan Masalah Kesehatan Mental Anak Sekolah Dasar

Authors

  • Siti Masitoh Masitoh SD Mufid Elementary School Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i1.240

Keywords:

Kolaborasi Guru dan Orang Tua, Kesehatan Mental, Anak Sekolah Dasar, Strategi Preventif

Abstract

Peningkatan kompleksitas tantangan psikososial di era modern, termasuk paparan ekosistem digital dan tekanan akademik, menempatkan anak-anak usia sekolah dasar pada posisi yang rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Selama ini, upaya pencegahan sering kali berjalan secara terfragmentasi akibat minimnya integrasi antara institusi sekolah dan lingkungan keluarga. Penelitian kepustakaan ini bertujuan untuk menganalisis faktor kolaborasi antara guru dan orang tua sebagai strategi preventif dalam menanggulangi masalah kesehatan mental anak usia sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan deteksi dini dan pembentukan ketahanan mental anak sangat bergantung pada terwujudnya aliansi komunikasi yang transparan, penyamaan persepsi mengenai kesehatan mental, serta penanganan hambatan struktural seperti keterbatasan waktu. Implementasi model kemitraan preventif yang mencakup edukasi pengasuhan bersama, pemanfaatan saluran komunikasi terpadu, pelibatan aktif orang tua, dan pembentukan satuan tugas psikologis, terbukti efektif dalam menciptakan ekosistem pengasuhan yang konsisten dan suportif. Sinergi yang harmonis antara guru dan rumah menjadi benteng pertahanan utama dalam menjamin kesejahteraan psikologis anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abida, L., & Salamah, U. (2021). The Leadership Effectiveness of Behavioral Cognitive Therapy on Academic Anxiety in Children / Efektivitas Terapi Kognitif Perilaku terhadap Kecemasan Akademik Anakf Parent and Teacher in Islamic Education. Journal Al-Mudarris, 4(2), 144–151. https://doi.org/10.32478/al-mudarris.v4i2.688

Akbar, P. N., Adawiyah, E. R., Alia, D. N., & Nurhafadhoh, L. Y. (2024). Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Kesehatan Mental dan Karakter Peserta Didik di SMPN 2 Tanjungsiang. Archive Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 86–92. https://doi.org/10.55506/arch.v4i1.125

Anjani, R., & Mashudi, E. A. (2024). Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Perspektif Orang Tua Dan Guru. Kumarottama Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 110–127. https://doi.org/10.53977/kumarottama.v3i2.1246

Arifin, B., Dermawan, A., & Habsyi, I. (2022). Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan (Kajian Pada Sekolah Menengah: SMPN 1 Malang, SMPN 10 Malang, SMP Plus Al Kautsar). Khatulistiwa Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(2), 163–177. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v2i2.642

Aryuni, E., Zalianti, S. F., Putra, Y. P., & Mustika, D. (2024). Kolaborasi antara Sekolah dan Orang Tua dalam Pendidikan Inklusi. Tsaqofah, 4(4), 2283–2298. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i4.3118

Asiah, A., Ayu, C. G., Supriatin, S., Herlina, L., Indragiri, S., & Banowati, L. (2022). Hubungan Tingkat Stress dengan Gangguan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Skripsi. Jurnal Kesehatan, 13(2), 107–115. https://doi.org/10.38165/jk.v13i2.269

Atika, R. A., Safirza, S., Elmiyati, E., Riezky, A. K., Pratama, K., Andriaty, S. N., & Raisah, P. (2024). Deteksi Dini dan Edukasi Sebagai Upaya Pencegahan Masalah Kesehatan Mental Pada Remaja. Surya Abdimas, 8(1), 73–79. https://doi.org/10.37729/abdimas.v8i1.3600

Ben‐Sasson, A., Jacobs, K., & Ben‐Sasson, E. (2023). Early childhood tracking application: Correspondence between crowd-based developmental percentiles and clinical tools. Health Informatics Journal, 29(1). https://doi.org/10.1177/14604582231164695

Coe, J. L., Huffhines, L., Contente, C. A., Seifer, R., & Parade, S. H. (2020). Intergenerational Effects of Maternal Childhood Experiences on Maternal Parenting and Infant Developmental Progress. Journal of Developmental & Behavioral Pediatrics, 41(8), 619–627. https://doi.org/10.1097/dbp.0000000000000835

Firdaus, V. (2021). Meningkatkan Sinergi Orang Tua dan Guru dalam Program Deteksi Perkembangan Anak. Empowerment Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(2), 54–61. https://doi.org/10.51700/empowerment.v1i2.238

Ghasemi, F. (2025). Teachers’ Mental Health Challenges and Contributing Risk Factors: A Systematic Narrative Review Based on the Socio‐Ecological Model. Psychology in the Schools, 62(7), 2111–2135. https://doi.org/10.1002/pits.23455

Haryana, N. R., Rosmiati, R., Purba, E. M., & Firmansyah, H. (2023). Gaya Hidup Generasi Z Dalam Konteks Perilaku Makan, Tingkat Stres, Kualitas Tidur dan Kaitannya Dengan Status Gizi: Literature Review. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 4(2), 253–268. https://doi.org/10.52742/jgkp.v4i2.195

Irwan, I., Nuryani, N., & Masruddin, M. (2023). Kolaborasi Sekolah Dengan Orang Tua dalam Meningkatkan Proses Belajar Peserta Didik. Kelola Journal of Islamic Education Management, 8(1), 131–154. https://doi.org/10.24256/kelola.v8i1.3556

Kadji, D., Pangestuty, F. W., Santoso, D. B., & Wijaya, A. H. Z. (2024). Pengabdian Masyarakat untuk Pencegahan Stunting di Sekolah Tahfidz Raudhatul Qur’an, Malang. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 1410–1416. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i4.1580

Khoirunisa, I., Susanto, J., & Yasiro, T. (2024). Hubungan Indikasi Tingkat Adiksi Ponsel Pintar Dengan Konsentrasi Belajar Pada Pelajar Sma Jakarta. Sanus Medical Journal, 6(1). https://doi.org/10.22236/sanus.v6i1.10772

Mallawaarachchi, S., Anglim, J., Hooley, M., & Horwood, S. (2022). Associations of smartphone and tablet use in early childhood with psychosocial, cognitive and sleep factors: a systematic review and meta-analysis. Early Childhood Research Quarterly, 60, 13–33. https://doi.org/10.1016/j.ecresq.2021.12.008

Nurtanti, S., & Handayani, S. (2020). Peningkatan Pengetahuan Siswa Tentang Deteksi Dini dan Pencegahan Depresi di SMK Muhammadiyah Baturetno. Warta LPM, 24(1), 134–144. https://doi.org/10.23917/warta.v24i1.10007

Silfiyah, K. (2021). Transformasi Pendidikan Islam Anak di Sekolah dalam Perspektif Psikologi di Era Revolusi Industri 4.0. Atthiflah Journal of Early Childhood Islamic Education, 8(2), 120–128. https://doi.org/10.54069/atthiflah.v8i2.177

Sufiyanto, M. I., Zahra, F., & Fausi, M. (2020). Pelatihan dan Penyuluhan UKS Pintar Berbasis Homescholing Terhadap Guru MI Miftahul Mubtadin Pakong Sebagai Upaya Mencetak Generasi Sehat dan Pencegahan Covid-19. Jurnal Nasional Pengabdian Masyarakat, 1(1), 31–42. https://doi.org/10.47747/pengabdiankepadamasyarakat.v1i1.120

Telussa, R. P., Lewerissa, Ch. M., Bogar, D. S., Sairdama, S. S., Matakena, S., Kaihatu, J., Rangkoly, S. A., Jasmari, J., Hidayatillah, T., & Tamaela, K. A. (2024). Mengubah Sekolah Menjadi Tempat Belajar Yang Aman dan Nyaman: Program Pencegahan dan Penanganan Bullying di SMTK TNSnKecamatannTNS. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 1037–1040. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2855

Verbesselt, J., Zink, I., Breckpot, J., & Swillen, A. (2021). Cross‐sectional and longitudinal findings in patients with proximal 22q11.2 duplication: A retrospective chart study. American Journal of Medical Genetics Part A, 188(1), 46–57. https://doi.org/10.1002/ajmg.a.62487

Zenivansari, B. G., & Dewanti, R. (2024). Gambaran Stress Kerja pada Guru TK dan PAUD di Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kec. Porong Kab. Sidoarjo. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 4513–4523. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i5.4322

Downloads

Published

2026-02-26

How to Cite

Masitoh, S. M. (2026). Faktor Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Pencegahan Masalah Kesehatan Mental Anak Sekolah Dasar. Jiwara: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 1(1), 78-88. https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i1.240

Similar Articles

1-10 of 17

You may also start an advanced similarity search for this article.