Gambaran Stres Kerja pada Karyawan PT AMJ

Authors

  • Sabrina Agustini Universitas Esa Unggul Jakarta
  • Siti Masitoh Universitas Esa Unggul Jakarta
  • Deny Surya Saputra Universitas Esa Unggul Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.265

Keywords:

Stres Kerja, Karyawan, Stres Psikologis, Lingkungan Kerja, PT AMJ

Abstract

Stres kerja merupakan kondisi ketika tuntutan pekerjaan dipersepsikan melebihi kemampuan dan sumber daya yang dimiliki individu sehingga dapat memunculkan respons fisiologis, emosional, dan perilaku. Kondisi kerja yang dinamis, tuntutan ketepatan waktu, pencapaian target, serta tanggung jawab operasional di PT AMJ berpotensi meningkatkan tekanan kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres kerja pada karyawan PT AMJ berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, masa kerja, dan divisi kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel terdiri atas 134 karyawan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria karyawan tetap PT AMJ, memiliki masa kerja minimal satu tahun, dan bersedia menjadi responden. Pengumpulan data menggunakan skala stres kerja berdasarkan teori Lazarus dan Folkman yang mencakup respons fisiologis, emosional, dan perilaku. Instrumen terdiri atas 36 item dengan skala Likert lima poin. Seluruh item dinyatakan valid dengan nilai korelasi 0,379–0,876 dan reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,934. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, distribusi frekuensi, kategorisasi, dan tabulasi silang. Hasil menunjukkan bahwa 70 karyawan (52,2%) berada pada kategori stres kerja tinggi, sedangkan 64 karyawan (47,8%) berada pada kategori rendah. Stres kerja tinggi lebih dominan pada perempuan (61,4%), usia 31–35 tahun (78,6%), pendidikan S2 (75,0%), masa kerja >10 tahun (60,0%), dan divisi Keuangan/HR/Umum (80,8%). Temuan ini menunjukkan perlunya pemantauan dan pengelolaan stres kerja secara berkala sesuai karakteristik dan tuntutan masing-masing divisi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Albasithu, F. F., & Wartono, M. (2024). STRES KERJA PADA KARYAWAN YANG BERKAITAN DENGAN FAKTOR PSIKOSOSIAL LINGKUNGAN KERJA. Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti, 11–19. https://doi.org/10.25105/pdk.v9i1.16221.

Azhar, L., Harahap, P., & Lestari, R. I. (2023). Pengaruh karakteristik individu, beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai yang dimediasi kepuasan kerja. Jurnal Riset Ekonomi Dan Bisnis, 16(1), 1. https://doi.org/10.26623/jreb.v16i1.6395.

Balgies, S. (2024). Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Stres dan Ketrampilan Koping Petugas Panti Werda. Edukasia Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 557–564. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.801.

Basri, B., Syam, I., Annisa, A., & Sulaiman, S. (2023). Meningkatkan Produktivitas Pegawai : Analisis Hubungan Antara Stres Kerja dan Motivasi di BBKK Makassar. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(10), 2044–2049. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i10.4189.

Dharmajati, E. M. P., Oktaviana, N., & Supratikta, H. (2024). PENGARUH JOB STRESS DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION (STUDI DI YAYAYSAN UMARA). Edunomia Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi, 5(1), 119–125. https://doi.org/10.24127/edunomia.v5i1.5757.

Dion, D. S., Emilisa, N., & Citra, F. L. (2022). Pengaruh Knowledge Hiding, Psychological Distress, Psychological Stress terhadap Job Performance Pegawai RSJ. Studi Ilmu Manajemen Dan Organisasi, 3(2), 287–301. https://doi.org/10.35912/simo.v3i2.1296.

Fuady, S., Dewi, P., & Susanti, I. H. (2022). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BURNOUT PADA PERAWAT : STUDI LITERATURE. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(4), 1313–1320. https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i4.4317.

Gallup. (2023). State of the Global Workplace 2023 Report. Gallup, Inc. https://www.gallup.com/workplace/349484/state-of-the-global-workplace.aspx.

Glints. (2022). Laporan Kesehatan Mental Pekerja Indonesia 2022. Glints Indonesia. https://glints.com/id/insights/laporan-kesehatan-mental-pekerja/

Halizah, S. N., Nuraini, R., Issalillah, F., Darmawan, D., & Khayru, R. K. (2024). UPAYA MENGOPTIMALKAN KINERJA KARYAWAN MELALUI PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MANAJEMEN STRES. Jurnal Baruna Horizon, 6(2), 68–75. https://doi.org/10.52310/jbhorizon.v6i2.102.

Hermawan, S., & Hariyanto, W. (2022). Buku Ajar Metode Penelitian Bisnis (Kuantitatif Dan Kualitatif). In Buku Ajar Metode Penelitian Bisnis (Kuantitatif Dan Kualitatif). https://doi.org/10.21070/2022/978-623-464-047-2.

Kartinah, K., Saifulah, A. M., Anisah, T. N., Nurwiyanta, N., & Sunyoto, D. (2023). PENGARUH PENGENDALIAN DIRI DAN STRES KERJA TERHADAP PERILAKU CYBERLOAFING PADA DOSEN DI INDONESIA. Jisip (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(1). https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4400.

Lamawuran, W. W. P., FoEh, J. Ehj., & Manafe, H. A. (2023). Pengaruh Lingkungan Kerja, dan Stres Kerja Melalui Motivasi Kerja sebagai Variabel Mediasi terhadap Prestasi Kerja Pegawai (Suatu Kajian Studi Literatur Manajemen Sumber Daya Manusia). Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi, 4(6), 1036–1048. https://doi.org/10.31933/jemsi.v4i6.1650.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. Springer.

Nastasia, K. (2022). Hubungan Antara Resiliensi dengan Stres Kerja pada Guru Pada Masa Pandemi Covid-19. Psyche 165 Journal, 86–92. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v15i2.170.

Nurhayati, I. A., & Dongoran, J. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Stres Kerja Dan Upaya Penyelesaian Stres Kerja Pada Karyawan di PT Golden Flower Saat Masa Pandemi Covid-19. Journal of Economic Bussines and Accounting (Costing), 6(1), 1–13. https://doi.org/10.31539/costing.v6i1.4198.

Pio, R. J., Kojo, C., & Asaloei, S. I. (2024). Konflik Kerja dan Stress Kerja dengan Efikasi Diri sebagai Variabel Moderasi terhadap Intention to Leave. Prosiding Seminar Nasional Forum Manajemen Indonesia, 9(2), 297–316. https://doi.org/10.47747/snfmi.v2i1.2317.

Pranitasari, D., Lidyawati, L., Prastuti, D., Hermastuti, P., & Saodah, N. S. (2023). Burnout Dan Kepuasan Kerja Karyawan. Sosmaniora Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 2(4), 600–609. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v2i4.2822.

Priandari, N. P. S., & Adnyani, I. G. A. D. (2023). PERAN WORK LIFE BALANCE MEMEDIASI PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 12(3), 218. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2023.v12.i03.p01.

Puteri, N. J., Aprianti, V., & Sarifiyono, A. P. (2024). Pengaruh Work overload dan Work stress Terhadap Employee performance pada Organisasi Sektor Publik Sub Sektor Kesehatan. Economics Professional in Action (E-Profit), 6(1), 1–15. https://doi.org/10.37278/eprofit.v6i1.761.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson Education.

Safitri, R., & Agustin, A. (2023). ANALISIS KONFLIK PERAN GANDA DAN TINGKAT STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN WANITA. Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa), 4(1), 19–29. https://doi.org/10.38156/psikowipa.v4i1.98

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. 9, 2721–2731.

Sudarto, E. R., Fuk, L. J., & Winata, S. D. (2022). FAKTOR RISIKO STRESS AKIBAT KERJA PADA SATUAN PENGAMANAN TAHUN 2020. Jurnal Medscientiae, 39–47. https://doi.org/10.36452/jmedscientiae.v1i2.2495.

Yusuf, Y., Jusni, J., & Nurqamar, I. F. (2024). Pengaruh Konflik Peran Ganda, Beban Kerja, dan Lingkungan Kerja Pada Karyawan Wanita terhadap Stres Kerja di Pabrik Gula Arasoe dan Camming. Peradaban Journal of Economic and Business, 3(1), 1–22. https://doi.org/10.59001/pjeb.v3i1.157.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Agustini, S., Masitoh, S., & Saputra, D. S. (2026). Gambaran Stres Kerja pada Karyawan PT AMJ. Jiwara: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 1(2), 341-350. https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.265

Similar Articles

21-30 of 35

You may also start an advanced similarity search for this article.