Perbedaan Motivasi Belajar pada Siswa SMA Swasta dan SMA Negeri Kecamatan Bekasi Utara

Authors

  • Mougli Ananda Prayitno Universitas Esa Unggul Jakarta
  • Siti Masitoh Universitas Esa Unggul Jakarta
  • Grin Rayi Prihandini Universitas Esa Unggul Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.266

Keywords:

Motivasi Belajar, Self-Determination Theory, Motivasi Intrinsik, SMA Negeri, SMA Swasta

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dan pencapaian tujuan akademik. Perbedaan karakteristik antara SMA Negeri dan SMA Swasta, seperti sistem pengelolaan, mekanisme penerimaan peserta didik, serta lingkungan pembelajaran, berpotensi berkaitan dengan kualitas motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, dan amotivasi pada siswa kelas XI SMA Negeri dan SMA Swasta di Kecamatan Bekasi Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Responden berjumlah 100 siswa, terdiri atas 50 siswa SMA Negeri dan 50 siswa SMA Swasta, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran motivasi belajar menggunakan instrumen Academic Motivation Scale (AMS) yang berlandaskan pada Self-Determination Theory. Instrumen akhir terdiri atas 28 item yang mencakup 11 item motivasi intrinsik, 14 item motivasi ekstrinsik, dan 3 item amotivasi, dengan nilai Cronbach’s Alpha masing-masing sebesar 0,942; 0,954; dan 0,829. Karena data tidak sepenuhnya memenuhi asumsi normalitas, analisis perbedaan dilakukan menggunakan Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada motivasi intrinsik (U = 597,500; p < 0,001), dengan siswa SMA Swasta memiliki motivasi intrinsik lebih tinggi. Sementara itu, tidak terdapat perbedaan signifikan pada motivasi ekstrinsik (p = 0,082) maupun amotivasi (p = 0,196). Dengan demikian, perbedaan motivasi belajar antara kedua jenis sekolah hanya ditemukan pada dimensi intrinsik. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, I. S. (2016). Motivasi belajar dan faktor-faktor yang berpengaruh: Sebuah kajian pada interaksi pembelajaran mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 1(2), 100–109. https://doi.org/10.25273/pe.v1i02.39.

Arianti, D., Sunanto, Akhwani, & Ghufron, S. (2024). Keefektifan keadaan lingkungan sekolah untuk menimbulkan motivasi belajar siswa SDN Mekikis Kediri. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(4), 17579–17587. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/39039/24848.

Auli, A., Hefni, & Melia, Y. (2023). Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik kelas X. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(2), 63–76. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1497.

Badan Pusat Statistik Kota Bekasi. (2025). Kota Bekasi dalam angka 2025. https://bekasikota.bps.go.id/id/publication/2025/02/28/14715e4465a7e2c435475d2f/kota-bekasi.

Dhamayanti, M., Deliana, P. H., & Bukkar, F. (2018). Association of stature and mental problems among adolescents in Jatinangor district, West Java. Medical Journal of Indonesia, 27(3), 209–212. https://doi.org/10.13181/mji.v27i3.2467.

Ginting, R. T., Munthe, B., & Butarbutar, I. (2023). Pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen kelas VIII di SMP Negeri 4 Raya. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 6(3), 444–450. https://doi.org/10.31004/jrpp.v6i3.19036.

Iskandar, E. (2025). Sekolah negeri penuh, swasta kehilangan ribuan siswa baru. RadarBekasi. https://radarbekasi.id/2025/07/17/sekolah-negeri-penuh-swasta-kehilangan-ribuan-siswa-baru/.

Islami, M. F., Nasir, Rasid, Nurzaima, & Mujiati. (2024). Perbandingan kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan sekolah swasta: Eksplorasi pada aspek pembelajaran. Manajemen Pendidikan, 11(2). https://doi.org/10.24246/j.jk.2024.v11.i2.p183-196.

Kartika, N., Yulianto, E., & Dewi, S. V. (2024). Factors influencing students’ motivation to learn mathematics in junior high school. Jurnal Absis: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, 7(2), 310–319. https://doi.org/10.30606/absis.v7i2.2860.

Marberliantina, B. N., Doewes, R. I., Miragama, Z. B., & Nugroho, N. A. (2025). Motivasi siswa SMA Negeri di Kota Surakarta pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dalam perspektif Self-Determination Theory. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 4(2), 103–114. https://doi.org/10.54284/jopi.v4i2.370.

Maulana, R., Helms-Lorenz, M., Irnidayanti, Y., & van de Grift, W. (2016). Autonomous motivation in the Indonesian classroom: Relationship with teacher support through the lens of self-determination theory. Asia-Pacific Education Researcher, 25(3), 441–451. https://doi.org/10.1007/s40299-016-0282-5.

Natalya, L. (2018). Validation of Academic Motivation Scale: Short Indonesian language version. ANIMA Indonesian Psychological Journal, 34(1), 43–53. https://doi.org/10.24123/aipj.v34i1.2025.

Octaviany, M., Retty, S., Syafrini, O., Keperawatan, P. S., & Kedokteran, F. (2022). Hubungan dukungan sosial dengan motivasi belajar pada remaja yang tinggal di asrama di SMAN Titian Teras Jambi pada tahun ajaran 2022. Jurnal Pinang Masak (JPIMA), 1(2), 43–55. https://online-journal.unja.ac.id/jpima/article/download/27448/19822.

Prianto, A., & Putri, T. H. (2017). Pengaruh ketersediaan fasilitas belajar, dukungan orang tua yang dirasakan terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa SMA PGRI Ngimbang Lamongan. Jurnal Pendidikan Ekonomi, Kewirausahaan, Bisnis, dan Manajemen (JPEKBM), 1(2), 13–38. https://doi.org/10.32682/jpekbm.v1i2.475.

Puthree, A. N., Rahayu, D. W., Ibrahim, M., & Djazilan, M. S. (2021). Analisis faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa sekolah dasar selama pembelajaran daring. Jurnal Basicedu, 5(5), 3101–3108. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1279.

Putu Gede Subhaktiyasa. (2024). Menentukan populasi dan sampel: Pendekatan metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2721–2731. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657.

Rahman, S. (2021). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(3), 61–68. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i3.843.

Rangan, Y. L. P., & Dhiu, M. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar pada siswa kelas VII A, VII B, VII C, VII D dan VII E di SMP Negeri 10 Kecamatan Kupang. 4(12), 3247–3254. https://doi.org/10.59188/jcs.v4i12.3842.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Intrinsic and extrinsic motivations: Classic definitions and new directions. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 54–67. https://doi.org/10.1006/ceps.1999.1020.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-Determination Theory: Basic psychological needs, development and wellness. Guilford Press. https://doi.org/10.1521/978.14625/28806.

Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2018). The age of adolescence. The Lancet Child and Adolescent Health, 2(3), 223–228. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30022-1.

Suparlan. (2022). Peran komunikasi guru dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa di tingkat sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah. Awwaliyah: Jurnal PGMI, 5(1), 20–33. https://doi.org/10.58518/awwaliyah.v5i1.921.

Wahyuni, S., Amelia, N., Fakhury, A. N., Marliana, F., & Tarsono. (2026). Motivasi belajar siswa ditinjau dari Self-Determination Theory: Studi di SMA Plus Al Ghifari. Edupedia, 5(2), 145–154. https://doi.org/10.24269/ed.v10i1.3553.

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Prayitno, M. A., Masitoh, S., & Prihandini, G. R. (2026). Perbedaan Motivasi Belajar pada Siswa SMA Swasta dan SMA Negeri Kecamatan Bekasi Utara. Jiwara: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 1(2), 351-260. https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.266

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)