Peran Perceived Parental Differential Treatment terhadap Harga Diri pada Remaja

Authors

  • Rika Dwi Mustikaningrum Universitas Esa Unggul Jakarta
  • Rully Afrita Harlianty Universitas Esa Unggul Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.276

Keywords:

Perceived Parental Differential Treatment, Harga Diri, Remaja, Pola Asuh Orang Tua, Hubungan Keluarga

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Perceived Parental Differential Treatment terhadap harga diri pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 272 remaja berusia 12–21 tahun yang memiliki minimal satu saudara kandung serta tinggal bersama orang tua dan saudara kandung. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Perceived Parental Differential Treatment berdasarkan teori Daniels dan Plomin (1985) serta skala harga diri berdasarkan teori Coopersmith (1967). Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengetahui peran Perceived Parental Differential Treatment terhadap harga diri remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran yang signifikan antara Perceived Parental Differential Treatment terhadap harga diri remaja. Arah hubungan yang ditemukan bersifat negatif, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi remaja terhadap adanya perlakuan berbeda dari orang tua dibandingkan saudara kandung, maka semakin rendah tingkat harga diri yang dimiliki. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman interaksi dalam keluarga memiliki kontribusi penting terhadap pembentukan evaluasi diri remaja. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa orang tua perlu menerapkan pola pengasuhan yang lebih responsif, adil, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak melalui komunikasi terbuka serta dukungan emosional untuk membantu perkembangan harga diri remaja secara positif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwisol. (2010). Psikologi kepribadian. UMM Press.

Azwar, S. (2015). Penyusunan skala psikologi. Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2017). Penyusunan skala psikologi (Edisi 2). Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2017). Reliabilitas dan validitas. Pustaka Pelajar.

Baron, R. A., & Byrne, D. (2004). Psikologi sosial (Jilid 1; R. Djuwita dkk., Trans.). Erlangga.

Branden, N. (2001). Kiat jitu meningkatkan harga diri. Delaprasata.

Brody, L.R., Copeland, A.P., Sutton, L.S., Richardson, D.R. and Guyer, M. (1998), Mommy and Daddy like you best: perceived family favouritism in relation to affect, adjustment and family process. Journal of Family Therapy, 20: 269-291. https://doi.org/10.1111/1467-6427.00087.

Buist, K. L., Deković, M., & Prinzie, P. (2013). Sibling relationship quality and psychopathology of children and adolescents: A meta-analysis. Clinical Psychology Review, 33(1), 97–106. doi: 10.1016/j.cpr.2012.10.007.

Center for Reproductive Health, University of Queensland, & Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. (2022). Indonesia–National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Laporan penelitian. Pusat Kesehatan Reproduksi.

Chaplin, J. P. (2011). Kamus lengkap psikologi (Terj. Kartini Kartono). PT RajaGrafindo Persada.

Coopersmith, S. (1967). The antecedents of self-esteem. W. H. Freeman.

Coopersmith, S. (1981). Coopersmith self-esteem inventories. Consulting Psychologists Press.

Daniels, D., & Plomin, R. (1985). Differential experience of siblings in the same family. Developmental Psychology, 21(4), 747–760. https://doi.org/10.1037/0012-1649.21.5.747.

East, P. L. (2009). Adolescents' relationships with siblings. In R. M. Lerner & L. Steinberg (Eds.), Handbook of adolescent psychology: Contextual influences on adolescent development (3rd ed., pp. 43–73). John Wiley & Sons, Inc.. https://doi.org/10.1002/9780470479193.adlpsy002003.

Erikson, E. H. (1950). Childhood and society. W. W. Norton.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton.

Feist, J., & Feist, G. J. (2010). Teori kepribadian (Edisi ketujuh). Salemba Humanika.

Fitri, I., & Hotmauli, H. (2022). Pola asuh orang tua terhadap sibling rivalry pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4163–4170. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2480.

Jensen, A. C., & Jorgensen-Wells, M. A. (2025). Parents favor daughters: A meta-analysis of gender and other predictors of parental differential treatment. Psychological Bulletin, 151(1), 33–47. https://doi.org/10.1037/bul0000458.

Khaleque, A., Kamal, M., & Anjuman, U. (2016). Cognitive and Contextual Factors Mediating the Relat ion Between Interparental Conflict and Adolescents’ Psychological Maladjustment. Journal of Child and Family Studies, 25(2), 669–677. https://doi.org/10.1007/s10826-015- 0247-y.

Kristiana, D. (2023, December 16). Anak emas, kaitannya dengan budaya dan dampak yang ditimbulkan. Media Indonesia.

Maharani, A., Nofrianda, R., & Fadzlul, F. (2025). Peran Parental Favoritism terhadap tingkat Harga Diri Remaja di kota Jambi. Crossroad Research Journal, 2(6). 79–84. https://doi.org/10.61402/crj.v2i6.513.

Moed, A., Gershoff, E. T., Eisenberg, N., Hofer, C., Losoya, S., Spinrad, T. L., & Liew, J. (2015). Parent–adolescent conflict as sequences of reciprocal negative emotion: Links with conflict resolution and adolescents’ behavior problems. Journal of Youth and Adolescence, 44(8), 1607–1622. https://doi.org/10.1007/s10964-014-0209-5.

Papalia, D. E., & Olds, S. W. (2001). Human development. McGraw-Hill.

Putri, M. (2025, April 4). 7 tanda golden child syndrome, ketika salah satu anak jadi favorit orang tua. HaiBunda.

Rosenberg, M. (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton University Press.

Sakinah, D., Habibi, M., & Miftahurrahmi, M. (2024). Penerimaan diri, kepercayaan diri, dan harga diri terhadap kesejahteraan emosional. Motiva: Jurnal Psikologi, 7(1), 62-72. https://doi.org/10.31293/mv.v7i1.7524.

Stuart, G. W. (2016). Prinsip dan praktik keperawatan kesehatan jiwa. Elsevier.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Mustikaningrum, R. D., & Harlianty, R. A. (2026). Peran Perceived Parental Differential Treatment terhadap Harga Diri pada Remaja. Jiwara: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 1(2), 426-435. https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.276

Similar Articles

11-20 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.