Hubungan Regulasi Emosi dengan Stres Pengasuhan pada Ibu yang Memiliki Anak Usia Dini

Authors

  • Ghina Vania Universitas Esa Unggul Jakarta
  • Yulisa Susanti Universitas Esa Unggul Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.282

Keywords:

Regulasi Emosi, Stres Pengasuhan, Ibu, Anak Usia Dini

Abstract

Ibu yang memiliki anak usia dini menghadapi tuntutan pengasuhan yang intens karena karakteristik perkembangan anak usia 2–7 tahun, seperti aktivitas tinggi, egosentrisme, eksplorasi, serta keterbatasan dalam mengendalikan emosi dan impuls. Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan dalam menjalankan peran pengasuhan, terutama ketika ibu mengalami kesulitan mengelola respons emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara regulasi emosi dan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 100 ibu yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Karawang, yang dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala stres pengasuhan dan skala regulasi emosi yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Instrumen akhir memiliki koefisien reliabilitas sebesar α = 0,825 untuk stres pengasuhan dan α = 0,918 untuk regulasi emosi. Karena data tidak berdistribusi normal, hubungan kedua variabel dianalisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dan kuat antara regulasi emosi dan stres pengasuhan (rs = -0,634; p < 0,001). Analisis tambahan menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan status pekerjaan maupun pendidikan terakhir. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan ibu dalam mengelola emosi berkaitan dengan lebih rendahnya tekanan pengasuhan dan dapat menjadi dasar pengembangan program psikoedukasi bagi ibu yang memiliki anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, R. R. (1995). Parenting stress index: Professional manual (3rd ed.). Psychological Assessment Resources.

Al Adawiyah, R., dkk. (2026). Mindful parenting and emotion regulation in early childhood: A relational process perspective from a systematic review. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 11(1), 1–18. https://doi.org/10.14421/jga.2026.111-01

Angelia, N., & Rusmawati, D. (2021). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak autisme. Empati, 10(1), 1–10. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/30416

Anindya, R. A., & Kusumawati, F. (2024). Stres pengasuhan pada ibu rumah tangga dengan anak balita di Depok. Jurnal Psikologi Keluarga, 8(2), 89–101.

Arifin, N., & Hasanah, S. (2022). Tekanan sosial dan ekspektasi peran gender terhadap stres pengasuhan ibu di Jakarta. Jurnal Psikologi Indonesia, 11(4), 312–324.

Azwar, S. (2020). Metode penelitian. Pustaka Pelajar.

Berk, L. E. (2013). Child development (9th ed.). Pearson.

Berry, J. O., & Jones, W. H. (1995). The Parental Stress Scale: Initial psychometric evidence. Journal of Social and Personal Relationships, 12(3), 463–472. https://doi.org/10.1177/0265407595123009

Deater-Deckard, K. (2004). Parenting stress. Yale University Press.

Fitriani, D., & Marlina, R. (2023). Gambaran stres pengasuhan pada ibu dengan anak balita di Bandung. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 16(1), 45–57.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gross, J. J. (1998). The emerging field of emotion regulation: An integrative review. Review of General Psychology, 2(3), 271–299.

Hasanah, T. D. U., & Widuri, E. L. (2014). Regulasi emosi pada ibu single parent. Jurnal Psikologi Integratif, 2(1), 85–92.

Hidayati, S., & Wijayanti, R. (2023). Peran pleasure dan strain dalam stres pengasuhan ibu balita. Jurnal Psikologi, 20(3), 178–190.

Hurlock, E. B. (2014). Perkembangan anak jilid 1 (Edisi 6). Erlangga.

Kumalasari, D., Gani, I. A., & Fourianalistyawati, E. (2022). Adaptasi dan properti psikometri Parental Stress Scale versi Bahasa Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, online first. https://doi.org/10.24854/jpu527

Lee, J., & Lee, K. (2021). Effects of parenting stress on preschoolers’ emotion regulation: Mediating role of parent’s responses to children’s negative emotions. Korean Journal of Child Studies, 42(1), 119–134. https://doi.org/10.5723/kjcs.2021.42.1.119

Miller, P. H. (2016). Theories of developmental psychology (6th ed.). Worth Publishers.

Nugroho, A., & Safitri, M. (2024). Dukungan sosial dan stres pengasuhan pada ibu dengan anak usia 2–5 tahun di Surabaya. Jurnal Psikologi Sosial, 12(2), 98–112.

Owens, R. E. (2016). Language development: An introduction (9th ed.). Pearson.

Papalia, D. E., & Martorell, G. (2021). Experience human development (14th ed.). McGraw-Hill.

Puspitasari, I., & Hidayat, M. (2023). Pengembangan alat ukur regulasi emosi pengasuhan anak usia dini berdasarkan strategi regulasi emosi J. Gross. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 42–53. https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.1896

Rahayu, S., & Utami, D. (2023). Ekspektasi peran gender dan beban psikologis ibu pengasuh. Jurnal Gender dan Anak, 14(1), 33–48.

Ramadhani, R., & Fitria, L. (2025). Kesenjangan harapan dan realitas pengasuhan: Studi fenomenologi pada ibu balita. Jurnal Psikologi, 21(1), 44–58.

Sameroff, A. J. (2009). The transactional model of development: How children and contexts shape each other. American Psychological Association.

Santrock, J. W. (2019). Life-span development (17th ed.). McGraw-Hill.

Srifianti. (2020). Hubungan antara parenting stress dengan strategi regulasi emosi orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar (middle childhood) di Jabodetabek. Jurnal Psikologi: Media Ilmiah Psikologi, 18(2), 91–97.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryani, I., & Hartati, T. (2023). Peran ganda ibu bekerja dan stres pengasuhan pada anak balita di Jakarta. Jurnal Psikologi Terapan, 10(1), 23–38.

Thompson, R. A. (1994). Emotion regulation: A theme in search of definition. Monographs of the Society for Research in Child Development, 59(2–3), 25–52.

Trisnadi, M. C., & Andayani, B. (2021). Program pengasuhan positif dengan co-parenting untuk menurunkan penerapan pengasuhan disfungsional. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology, 7(1), 74–85.

Verhagen, C., Duijndam, S., Kupper, N., Lodder, P., & Boekhorst, M. (2026). A cross-lagged panel model examining the longitudinal associations between maternal emotion regulation difficulties, parenting stress, and child socio-emotional problems in toddlerhood. Infant Mental Health Journal, 47, e70051. https://doi.org/10.1002/imhj.70051

Vieri, F., & Syarif, S. (2024). Hubungan regulasi emosi dengan parenting stress pada ibu yang bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit X. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(24.2), 829–837.

Wiresti, R. D., & Na’imah, N. (2020). Aspek perkembangan anak: Urgensitas ditinjau dalam paradigma psikologi perkembangan anak. Aulad: Journal on Early Childhood, 3(1), 1–12.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Vania, G., & Susanti, Y. (2026). Hubungan Regulasi Emosi dengan Stres Pengasuhan pada Ibu yang Memiliki Anak Usia Dini. Jiwara: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 1(2), 445-455. https://doi.org/10.67755/jiwara.v1i2.282

Similar Articles

1-10 of 25

You may also start an advanced similarity search for this article.