Evaluasi Kemampuan Siswa dalam Memahami dan Mempraktikkan Unsur Gerak Tari di SMAN 1 Pusakanagara

Authors

  • Lili Nurvitasari Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.67755/edureka.v1i5.279

Keywords:

Evaluasi Pembelajaran, Seni Tari, Unsur Gerak Tari, Kemampuan Siswa

Abstract

Pembelajaran seni tari tidak hanya menekankan kemampuan siswa dalam memahami materi secara teori, tetapi juga kemampuan dalam menerapkan dan mempraktikkan unsur-unsur gerak tari. Oleh karena itu, evaluasi diperlukan untuk mengetahui ketercapaiankemampuansiswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami dan mempraktikkan unsur gerak tari serta mengetahui faktor yang memengaruhi kemampuan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara denganguru Seni Budaya mengenai proses pembelajaran, bentuk evaluasi, kemampuan siswa, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Hasil penelitianmenunjukkanbahwa secara umum siswa mampu memahami materi unsur gerak tari dengan cukup baik. Namun, dalam praktik masih ditemukan beberapa kendala, terutama kurangnya rasa percaya diri, gerak tubuh yang masih kaku, serta kesulitan dalam mengatur tenaga dan menyesuaikan gerak ketika terjadi perubahan ketukan. Evaluasi pembelajaran dilakukan melalui tiga aspek, yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Pembelajaran berbasis proyek membantu siswa dalam mengembangkan kemampuan bekerja sama dan menciptakan komposisi gerak yang dinamis. Faktor internal seperti bakat, kepercayaan diri, dan kemauan mencari referensi serta faktor eksternal berupa fasilitas, pendekatan guru, dan dukungan teman turut memengaruhi kemampuan siswa. Upaya yang dapat dilakukan yaitu memanfaatkan teknologi, mengikuti perkembangan yang dekat dengan siswa, menerapkan tutor sebaya, dan memberikan apresiasi untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akmarina, N. N. (2017). Analisis model evaluasi pada pembelajaran seni tari di SMK 45 Lembang dalam pelaksanaan Kurikulum 2013. Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia.

Budiyanto, W. G., & Wiharsih, R. (2018). Modul pengembangan keprofesian berkelanjutan seni budaya seni tari SMA kelompok kompetensi H: Evaluasi tari. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Fitriani, A., Wendhaningsih, S. & Hidayatullah, R.. 2018). Pembelajaran seni tari menggunakan pendekatan saintifik di kelas X SMA YP Unila Bandar Lampung. Jurnal Seni dan Pembelajaran, 6(4).

Gusyanti. (2016). Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar seni tari. Prosiding Seminar Nasional “Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Membangun Karakter Anak untuk Menyongsong Generasi Emas Indonesia, Universitas Ahmad dahlan. 62-64.

Kharismawati, N. P & Arifin, Z. (2024). Evaluation of the Kurikulum Merdeka in dance learning for junior high schools. Inovasi Kurikulum. 21(4). 1938-1954.

Kusnadi. (2010). Pengembangan model instrumen penilaian seni tari. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.

Malarsih, & Kusumastuti, E. (2013). Pembelajaran seni tari menggunakan pendekatan apresiasi dan kreasi. Rekayasa: Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran, 11(1). 43-50.

Nofeni, R. A., Astuti, F., & Yuliasma. (2025). Analisis proses evaluasi pembelajaran pada mata kuliah Evaluasi Pendidikan Seni Tari. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1). 160-165.

Rahmayanti, N. (2008). Model evaluasi pembelajaran seni tari dalam mata pelajaran Seni Budaya pada siswa kelas VII di SMP Negeri I Kalijati Subang. Universitas Pendidikan Indonesia.

Salsabiela, R., & Utina, U. T. (2018). Proses pembelajaran tari sebagai upaya pengenalan nilai karakter peserta didik di SMP Negeri 2 Ungaran. Jurnal Seni Tari, 7(1), 58–68.

Sania, S. S., & Kasmahidayat, Y. (2023). Pembelajaran seni tari dalam penerapan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Kota Sukabumi. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 3(1). https://doi.org/10.17509/ringkang.v3i01.55637.

Sari, W. G. N., Rohayani, H., & Barnas, B. (2022). Meningkatkan kemampuan psikomotorik dengan model explicit instruction. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 2(2). 333-342.

Setyacipta, B., & Wiharsih, R. (2018). Modul pengembangan keprofesian berkelanjutan: Seni budaya seni tari SMA kelompok kompetensi I. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ulfa, A. M., & Handayaningrum, W. (2020). Pengembangan kreativitas seni tari melalui pembentukan kelas seni di SMPN 2 Pamekasan. Jurnal Pendidikan Sendratasik, 9(1), 68–80.

Wibowo, P. T. A. (2026). Pengukuran dan evaluasi belajar tari pada pendidikan nonformal di sanggar tari. Jurnal Ilmu Budaya, 14(1). 38-48.

Downloads

Published

2026-09-17

How to Cite

Nurvitasari, L. (2026). Evaluasi Kemampuan Siswa dalam Memahami dan Mempraktikkan Unsur Gerak Tari di SMAN 1 Pusakanagara. Edureka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(5), 319-326. https://doi.org/10.67755/edureka.v1i5.279

Similar Articles

1-10 of 28

You may also start an advanced similarity search for this article.