Analisis Kebijakan Zonasi dan Implikasinya terhadap Strategi Kurikulum PAI Tingkat Lokal
Keywords:
Kebijakan Zonasi, Kurikulum PAI, Strategi PengembanganAbstract
Kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dirancang untuk mewujudkan pemerataan mutu dan keadilan akses pendidikan. Namun, kebijakan makro ini memicu pergeseran sosiologis berupa heterogenitas ekstrem dan disparitas profil sosio-religius peserta didik di dalam ruang kelas sekolah umum. Penelitian kepustakaan (library research) ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan zonasi serta implikasinya terhadap strategi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat lokal. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap regulasi resmi dan literatur ilmiah terkait, yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi dan analisis kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa disparitas literasi keagamaan dan latar belakang sosial siswa menuntut adanya rekonseptualisasi kurikulum PAI yang tidak lagi seragam (one-size-fits-all). Artikel ini merekomendasikan rekonstruksi model strategi pengembangan kurikulum PAI tingkat lokal berbasis lima pilar utama: (1) desentralisasi berbasis analisis kebutuhan kontekstual, (2) penerapan kurikulum berdiferensiasi dan fleksibilitas jalur belajar, (3) pengintegrasian moderasi beragama dan etika pluralisme sosial, (4) kolaborasi ekosistem tri sentra pendidikan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, serta (5) pengembangan sistem penilaian autentik dan holistik. Melalui model rekonstruksi ini, tantangan heterogenitas era zonasi dapat ditransformasikan menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI yang inklusif, adaptif, serta berkeadilan sosial di tingkat satuan pendidikan.
Downloads
References
Akmal, M., Rosalina, & Khasanah, N. (2025). Peran sosiologi pendidikan dalam mewujudkan keadilan sosial pada lembaga pendidikan yang inklusif di era digital. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(6), 1054–1063. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i6.1758
Ardi, A., Danil, M., Murni, D., Gistituati, N., Rusdinal, R., & Hervi, F. (2023). The Implementation of Student Admission Based on Zoning in Indonesia: Problems, Challenges, and Solutions. Jurnal Kependidikan Jurnal Hasil Penelitian Dan Kajian Kepustakaan Di Bidang Pendidikan Pengajaran Dan Pembelajaran, 9(3), 914. https://doi.org/10.33394/jk.v9i3.8632
Hapsari, T. T., Agus, M., & Sari, H. P. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter siswa di era globalisasi. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(3), 1–12. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i3.767
Hartono, K. A., Riyanti, D., & Feriandi, Y. A. (2024). Tantangan dan hambatan pendidikan multikultural di sekolah dasar negeri. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(2), 243–251.
Luthfi, M. A. (2025). Strategi guru PAI dalam membangun kesadaran keagamaan siswa di lingkungan multikultural. Jurnal Kajian Pendidikan Agama Islam (El-Makrifat), 1(1), 43–53.
Madjid, A. (2023). Dinamika kebijakan sistem zonasi pendidikan di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner, 2(2), 86–94.
Mubaroq, A. A., Fasha, N. A. T., Pasrah, R. F., & Nazib, F. M. (2025). Strategi inovatif dalam mengintegrasikan Kurikulum Merdeka pada pendidikan Agama Islam. AEJ (Advances in Education Journal), 1(4), 362–378.
Nugraha, E., Fauzi, M., & Hesti, Y. S. (2020). Implications of Zonation System and Efforts to Overcome Students Learning Difficulties. Al-Ishlah Jurnal Pendidikan, 12(2), 439–452. https://doi.org/10.35445/alishlah.v12i2.252
Prasetya, R. A., & Pribadi, F. (2021). AKSES PENDIDIKAN MASYARAKAT URBAN PASCA PENERAPAN SISTEM ZONASI DI SURABAYA. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 31(1), 32–42. https://doi.org/10.23917/jpis.v31i1.13988
Sa’adah, N., Wastri, L., & Trisoni, R. (2023). Analisis Kebijakan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Serta Implikasinya Terhadap Kualitas Pendidikan. Al-Qalam Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan, 15(2), 227–238. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v15i2.2366
Said, R., Ramli, A., & Wahyuti, S. A. (2023). Evaluasi Manfaat dan Dampak Pelaksanaan Kebijakan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik di Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Journal on Education, 5(4), 12066–12084. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2167
Suandika, I. N. (2020). Penerapan sistem zonasi dalam penerimaan calon peserta didik baru di Bali. Raad Kerta: Jurnal Ilmu Hukum, 5(1), 29–34.
Susanto, A., & Yohana. (2025). Pengaruh keragaman individu terhadap proses pembelajaran dan pengajaran. Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial dan Keagamaan, 15(1), 1–15.
Tusam, M., Ismail, J. R., & Sugandi, D. (2023). Zonasi Spasial Sma Negeri Dalam Penerimaan Siswa Baru Di Zona D, Kabupaten Kuningan. Jurnal Sains Informasi Geografis, 6(2), 77. https://doi.org/10.31314/jsig.v6i2.2453
Uzzaki, A., & Nora, D. (2026). Dampak sistem zonasi terhadap keberagaman sosial di lingkungan sekolah. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 5(1), 97–107.
Werdiningsih, R. (2023). Implikasi Kebijakan Sistem Zonasi Dalam PPDB (Perspektif Orang Tua Dan Sekolah). Mimbar Administrasi Fisip Untag Semarang, 20(1), 261–267. https://doi.org/10.56444/mia.v20i1.681
Widhyaningsih, N. K. R., Arthanaya, I. W., & Suryani, L. P. (2020). Implementasi PERMENDIKBUD No. 14 Tahun 2018 terhadap Peneriman Peserta Didik Baru Berdasarkan Zonasi Sekolah. Jurnal Interpretasi Hukum, 1(1), 167–172. https://doi.org/10.22225/juinhum.1.1.2205.167-172
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alma Nur Kholifah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













